Dentanesia: prostodonsi

Cari

Tampilkan postingan dengan label prostodonsi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label prostodonsi. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 Januari 2016

Kapan Saat Yang Tepat Melakukan Implan Gigi

Pertimbangan Waktu yang Tepat Saat Memutuskan Untuk Implan Gigi


Sebaiknya implan gigi segera dilakukan setelah gigi dicabut. Tentunya selain untuk mengembalikan fungsi pengunyahan gigi seperti sediakala, juga untuk mengembalikan fungsi estetika. Untuk gigi depan pemasangan implan gigi memakan waktu yang cukup singkat sekitar satu jam. Jika tulang rahang dalam kondisi baik dan penyusutan tulang rahang tidak terlalu banyak, maka prosedur pemasangan implan kurang dari 1 jam. Dokter gigi akan melakukan diagnosis kondisi mulut dan kualitas tulang gigi, keadaan saraf dan darah.

Pemeriksaan ini antara lain untuk mengetahui apakah tubuh pasien bisa menerima implan atau tidak. Karena ada pasien yang tubuhnya menolak kedatangan implant. Maka Dalam kasus ini tidak bisa dipaksakan, begitu pula bila kualitas tulang rahang sangat buruk. Pemasangan implan sebaiknya dihindari karena beresiko akan goyah. Pasang Implan tentu saja juga punya Resiko, yang terbanyak adalah perdarahan, namun resiko ini bisa dicegah dengan baik. Untuk kondisi tertentu pasien yang memiliki riwyat sakit, seperti pasien penyakit diabetes melitus atau penyakit sistemik seperti jantung memberi informasi kepada dokter, agar dokter gigi dapat melakukan tindakan yang tepat.

Kapan Saat Yang Tepat Melakukan Implan Gigi


Harus steril saat pemasangan implan


Implan gigi dengan syarat dilakukan dengan indikasi dan prosedur yang tepat. Secara prosedur nya implan gigi dilakukan melalui tindakan pembedahan kecil dan di bawah. Bius lokal hampir sama dengan proses pencabutan gigi. 
Implan gigi harus dilakukan dalam kondisi steril untuk mencegah infeksi atau kegagalan dalam pemasangan. Dokter Gigi mengatakan sebaiknya tindakan implan didahului dengan x-ray Panoramic dan dental serta  CT Scan untuk melihat tulang di dalam gusi sehingga mempermudah dokter dalam melakukan tindakan pemasangan.

Kapan Saat Yang Tepat Melakukan Implan Gigi

Dokter gigi juga akan terbantu dalam menentukan diameter atau ukuran implan yang akan dipasang di dalam tulang.  Setelah pemasangan implan dibutuhkan waktu 2-3 bulan untuk implan menjadi satu dengan tulang rahang dan menjadi kuat sebagai penyangga crown. Setelah impian menjadi satu dengan tulang rahang barusan, crown gigi bisa dipasang.

  

Masa penyembuhan setelah pemasangan implan


Setelah pemasangan implant, masa penyembuhannya tidak memakan waktu lama. Pasien disarankan mengonsumsi makanan lunak dan diharapkan menjaga kebersihan mulut dengan baik. Pasalnya infeksi bisa saja timbul apabila pasien tidak bersih dan tidak melakukan cek rutin. Hindari merokok karena akan berpengaruh negatif terhadap jaringan di dalam mulut dan imbasnya akan terkena pada impian yang terpasang. Tindakan implan tidak boleh dilakukan secara sembarangan bila anda tertarik pada dokter yang benar-benar sudah mendapatkan pendidikan terlatih dan berpengalaman, Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya kegagalan dalam prosedur pemasangan implant

Kapan Saat Yang Tepat Melakukan Implan Gigi

Itulah beberapa hal yang harus dipertimbangkan mengenai waktu yang tepat untuk melakukan implan gigi. Untuk lebih lanjutnya silakan berkunjung ke Dokter Gigi Umum atau Spesialis Prostodonsi untuk berkunsultasi. Terima Kasih semoga bermanfaat


Artikel Terkait : penyembuhan setelah pemasangan implan

Minggu, 17 Januari 2016

Cara Mengatasi Gigi Yang Hilang dan Ompong

Menggantikan gigi hilang atau ompong juga penting demi mencegah pergeseran yang tidak diinginkan akibat pergeseran tulang rahang. Pemakaian gigi palsu dengan bantuan kawat penyangga dan langit-langit palsu menjadi pilihan, tapi kerugiannya selain repot dalam membersihkan dan memasang setiap hari, kenyamanan dan kekuatannya pun patut dipertanyakan, belum lagi muncul rasa takut kalau gigi palsu menjadi kendur dan copot.

Saat gigi mengalami kerusakan yang sangat parah tidak ada pilihan lain yang bisa dilakukan selain dengan mengenyahkan gigi. Namun hilangnya gigi tentu saja tidak boleh dibiarkan, tidak hanya mengurangi nilai estetika, gigi yang hilang bisa membuat tulang rahang menyusut.

Cara Mengatasi Gigi Yang Hilang dan Ompong


Kini cara mengatasi gigi yang hilang atau juga ompong bukan hanya dengan gigi palsu, karena gigi palsu bukan satu-satunya solusi. Tehnik Implan gigi adalah solusi untuk mengatasinya, dan telah menjawab semua keluhan di atas. Tehnik implant gigi agan menggantikan gigi anda yang hilang sehingga gigi palsu tidak akan lagi goyang.

Kelebihan dari Pasang Implan Gigi yaitu :

1.     Lebih Nyaman dan Percaya Diri
Tindakan pemasangan implan gigi, adalah tindakan pemasangan material Titanium yang berbentuk seperti sekrup. Sekrup tersebut lalu ditanamkan ke dalam tulang rahang dengan tujuan menggantikan akar gigi yang telah hilang akibat sebelumnya.

Menurutnya menggantikan gigi yang hilang ini, penting dilakukan untuk mencegah penyusutan tulang rahang. Pada saat gigi asli dicabut dari tulang rahang, lambat laun akan menyusut atau menciut, karena tulang yang berfungsi untuk memegang akar gigi sekarang tidak berfungsi apa-apa.

Hal tersebut yang menyebabkan penampilan seseorang yang sebenarnya menjadi lebih tua, karena semakin menipisnya tulang rahang. Jika dilakukan dengan prosedur yang tepat dapat, implant dapat menggantikan akar gigi yang hilang akan memiliki fungsi yang sama dengan gigi, bahkan lebih kuat tanpa adanya rasa sakit.

Selain itu implan gigi juga memberikan nilai tambah secara estetika yaitu memperbaiki susunan gigi dengan tanpa terlihat seperti gigi palsu. Hal ini dapat meningkatkan kualitas hidup pasien implan gigi seperti yang dikatakan drg. Monika. Implan ini memiliki tingkat ketahanan 10 tahun dengan syarat dilakukan perawatan yang teratur seperti menyikat gigi secara rutin dua kali sehari dan cek up ke dokter gigi setahun dua kali

Cara Mengatasi Gigi Yang Hilang dan Ompong


2.     Lebih Aman dan Lebih Alami
Sebagian orang awam, kita mungkin ngeri membayangkan benda asing masuk ke dalam tubuh kita. Seperti yang diutarakan sebelumnya, Titanium sebagai materi implant Telah teruji secara klinis aman dipasang dalam tulang rahang, bahkan material Titanium ini juga mampu menyatu dengan tulang rahang.

Perkembangan teknologi implan gigi sekarang ini sudah mendekati level sempurna. Implan gigi yang dipasang di dalam tulang rahang bisa dikatakan 100 persen akan diterima oleh tubuh kita. Dari segi fungsi dan estetika teknologi implan gigi adalah satu-satunya teknologi implan atau pengganti bagian tubuh hilang, yang hampir mendekati sempurna, ketimbang implan pada bagian tubuh lainnya seperti kaki atau panggul.

Saat ini manufaktur implan berlomba-lomba menghasilkan desain dengan hasil estetik yang sempurna. Bila perlu lebih bagus dari Gigi aslinya bahkan menurut pemilik salah satu klinik kecantikan gigi di Jakarta ini, teknologi implan juga bisa dilakukan pada kasus-kasus yang sulit. Teknologi yang menghasilkan instrumen pendukung implan yang sangat maju, memudahkan dokter dalam pemasangan implant, untuk kasus-kasus yang bisa dibilang mustahil dilakukan

Cara Mengatasi Gigi Yang Hilang dan Ompong



Demikianlah Cara Mengatasi Gigi yang Hilang atau Ompong secara aman dari segi medis. Untuk lebih lanjutnya anda bias mengunjungi Dokter Gigi Umum atau spesialis Prostodonsi untuk berkonsultasi. Semoga bermanfaat, Terima kasih



Artikel lainnya : Saat Yang Tepat Melakukan Implan Gigi

Kamis, 07 Januari 2016

Implan : solusi untuk gigi yang hilang


Saat gigi mengalami kerusakan yang sangat parah tidak ada pilihan lain yang bisa dilakukan selain dengan mengenyahkan gigi. Namun hilangnya gigi tentu saja tidak boleh dibiarkan, tidak hanya mengurangi nilai estetika, gigi yang hilang bisa membuat tulang rahang menyusut.

Oleh sebab itu menggantikan gigi hilang juga penting demi mencegah pergeseran yang tidak diinginkan akibat pergeseran tulang rahang. Pemakaian gigi palsu dengan bantuan kawat penyangga dan langit-langit palsu menjadi pilihan, tapi kerugiannya selain repot dalam membersihkan dan memasang setiap hari, kenyamanan dan kekuatannya pun patut dipertanyakan, belum lagi muncul rasa takut kalau gigi palsu menjadi kendur dan copot.
Kini unuk sekarang, kita tidak perlu cemas lagi karena gigi palsu bukan satu-satunya solusi. Tehnik Implan gigi telah menjawab semua keluhan di atas. Tehnik implant gigi agan menggantikan gigi anda yang hilang sehingga gigi palsu tidak akan lagi goyang.


Implan lebih nyaman dan percaya diri
Drg. Monica Prasari menguraikan tindakan pemasangan implan gigi, adalah tindakan pemasangan material Titanium yang berbentuk seperti sekrup. Sekrup tersebut lalu ditanamkan ke dalam tulang rahang dengan tujuan menggantikan akar gigi yang telah hilang akibat sebelumnya.

Menurutnya menggantikan gigi yang hilang ini, penting dilakukan untuk mencegahpenyusutan tulang rahang. Pada saat gigi asli dicabut dari tulang rahang, lambat laun akan menyusut atau menciut, karena tulang yang berfungsi untuk memegang akar gigi sekarang tidak berfungsi apa-apa.

Hal tersebut yang menyebabkan penampilan seseorang yang sebenarnya menjadi lebih tua, karena semakin menipisnya tulang rahang. Jika dilakukan dengan prosedur yang tepat dapat, implant dapat menggantikan akar gigi yang hilang akan memiliki fungsi yang sama dengan gigi, bahkan lebih kuat tanpa adanya rasa sakit.

Selain itu implan gigi juga memberikan nilai tambah secara estetika yaitu memperbaiki susunan gigi dengan tanpa terlihat seperti gigi palsu. Hal ini dapat meningkatkan kualitas hidup pasien implan gigi seperti yang dikatakan drg. Monika. Implan ini memiliki tingkat ketahanan 10 tahun dengan syarat dilakukan perawatan yang teratur seperti menyikat gigi secara rutin dua kali sehari dan cek up ke dokter gigi setahun dua kali



pemasangan gigi dengan implan


Lebih Aman dan Lebih Alami
Sebagian orang awam, kita mungkin ngeri membayangkan benda asing masuk ke dalam tubuh kita. Seperti yang diutarakan sebelumnya, Titanium sebagai materi implant Telah teruji secara klinis aman dipasang dalam tulang rahang, bahkan material Titanium ini juga mampu menyatu dengan tulang rahang.

Perkembangan teknologi implan gigi sekarang ini sudah mendekati level sempurna. Implan gigi yang dipasang di dalam tulang rahang bisa dikatakan 100 persen akan diterima oleh tubuh kita. Dari segi fungsi dan estetika teknologi implan gigi adalah satu-satunya teknologi implan atau pengganti bagian tubuh hilang, yang hampir mendekati sempurna, ketimbang implan pada bagian tubuh lainnya seperti kaki atau panggul.

Saat ini manufaktur implan berlomba-lomba menghasilkan desain dengan hasil estetik yang sempurna. Bila perlu lebih bagus dari Gigi aslinya bahkan menurut pemilik salah satu klinik kecantikan gigi di Jakarta ini, teknologi implan juga bisa dilakukan pada kasus-kasus yang sulit. Teknologi yang menghasilkan instrumen pendukung implan yang sangat maju, memudahkan dokter dalam pemasangan implant, untuk kasus-kasus yang bisa dibilang mustahil dilakukan

pemasangan gigi dengan implan

Kapan saat yang tepat melakukan implan gigi
Sebaiknya implan gigi segera dilakukan setelah gigi dicabut. Tentunya selain untuk mengembalikan fungsi pengunyahan gigi seperti sediakala, juga untuk mengembalikan fungsi estetika. Untuk gigi depan pemasangan implan gigi memakan waktu yang cukup singkat sekitar satu jam. Jika tulang rahang dalam kondisi baik dan penyusutan tulang rahang tidak terlalu banyak, maka prosedur pemasangan implan kurang dari 1 jam. Dokter gigi akan melakukan diagnosis kondisi mulut dan kualitas tulang gigi, keadaan saraf dan darah.

Pemeriksaan ini antara lain untuk mengetahui apakah tubuh pasien bisa menerima implan atau tidak. Karena ada pasien yang tubuhnya menolak kedatangan implant. Maka Dalam kasus ini tidak bisa dipaksakan, begitu pula bila kualitas tulang rahang sangat buruk. Pemasangan implan sebaiknya dihindari karena beresiko akan goyah. Pasang Implan tentu saja juga punya Resiko, yang terbanyak adalah perdarahan, namun resiko ini bisa dicegah dengan baik. Untuk kondisi tertentu pasien yang memiliki riwyat sakit, seperti pasien penyakit diabetes melitus atau penyakit sistemik seperti jantung memberi informasi kepada dokter, agar dokter gigi dapat melakukan tindakan yang tepat.

Harus steril saat pemasangan implan
Implan gigi dengan syarat dilakukan dengan indikasi dan prosedur yang tepat. Secara prosedur nya implan gigi dilakukan melalui tindakan pembedahan kecil dan di bawah. Bius lokal hampir sama dengan proses pencabutan gigi. 
Implan gigi harus dilakukan dalam kondisi steril untuk mencegah infeksi atau kegagalan dalam pemasangan. Dokter Gigi mengatakan sebaiknya tindakan implan didahului dengan x-ray Panoramic dan dental serta  CT Scan untuk melihat tulang di dalam gusi sehingga mempermudah dokter dalam melakukan tindakan pemasangan.

Dokter gigi juga akan terbantu dalam menentukan diameter atau ukuran implan yang akan dipasang di dalam tulang.  Setelah pemasangan implan dibutuhkan waktu 2-3 bulan untuk implan menjadi satu dengan tulang rahang dan menjadi kuat sebagai penyangga crown. Setelah impian menjadi satu dengan tulang rahang barusan, crown gigi bisa dipasang.

Masa penyembuhan setelah pemasangan implan

Setelah pemasangan implant, masa penyembuhannya tidak memakan waktu lama. Pasien disarankan mengonsumsi makanan lunak dan diharapkan menjaga kebersihan mulut dengan baik. Pasalnya infeksi bisa saja timbul apabila pasien tidak bersih dan tidak melakukan cek rutin. Hindari merokok karena akan berpengaruh negatif terhadap jaringan di dalam mulut dan imbasnya akan terkena pada impian yang terpasang. Tindakan implan tidak boleh dilakukan secara sembarangan bila anda tertarik pada dokter yang benar-benar sudah mendapatkan pendidikan terlatih dan berpengalaman, Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya kegagalan dalam prosedur pemasangan implan

Rabu, 28 Desember 2005

Ini Dia Cara Merawat Gigi Tiruan

Kebersihan gigi dan mulut harus diperhatikan terutama pemeliharaan bagi pengguna gigi tiruan. Karena jika tidak dirawat dengan baik bisa teerjadi infeksi dan atau kerusakan gigi, terutama pada gigi tiruan cekat yang masih ada tiruan gigi asli. Dokter gigi akan memeriksa penyebabnya dan merawat sesuai prosedur.


cara merawat gigi palsu gigi tiruan


MASA ADAPTASI
Seperti saat sela-sela gigi kita menyangkut sebuah makanan, kita akan terasa kurang nyaman atau risih. Apalagi gigi tiruan sengaja ditempelkan melekat di rongga mulut kita, plat gigi tiruan terasa kurang nyaman dan mengganggu.
Bagi tubuh gigi tiruan adalah benda asing jadi akan timbul reaksi, misalnya air liur (saliva) keluar terus. Menurut Prof. Dr.drg. Lindawati S. Kusdhany, Sp. Pros (K) dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia "Mulut akan terasa penuh dan pula berbicara juga berubah". Umumnya air liur akan diproduksi berlebihan selama 14 hari setelah pemasangan gigi tiruan dan keluhan akan berkurang seiring dengan terusnya pemakaian.

Pada masa awal pemasangan, gigi tiruan sebaiknya dipakai setiap saat termasuk di malam hari di saat tidur. Bila mulut sudah beradaptasi, barulah gigi tiruan dapat dilepas di malam hari. Ini penting untuk memberi kesempatan bagi gusi beristirahat dan mencegah sisa makanan terperangkap, karena plat gigi tiruan akan menutupi gusi dan jaringan di bawahnya.

Setelah gigi tiruan dipasang, kontrol ke dokter gigi yang memasang esok harinya dan satu minggu kemudian. hal ini untuk dokter gigi mencarikan solusinya dan mengetahui juga keluhan pasien. Berlatihlah mengucapkan kata-kata yang sulit. Baca dengan suara keras untuk membiasakan lidah. Gigit gigi tiruan dengan lembut, lakukan gerakan menelan untuk membantu menjaga posisinya saat bicara, tertawa tersenyum atau batuk.

Pada hari ke-15 hingga 1 bulan pemasangan, produksi air liur umumnya sudah jauh berkurang. Makin sering gigi tiruan dipakai untuk beraktifitas makin cepat mulut beradaptasi. Pada masa ini, bisa dicoba mengunyah berbagai jenis makanan.

Kontrol ke dokter gigi 6 bulan sekaliuntuk menilai kondisi gigi tiruan dengan rongga mulut. Pada mereka yang berusia lanjut dan pasien yang memiliki penyakit sistemik harus lebih sering kontrol 3x dalam sebulan. "Biasanya tulang rahang akan menyusut sehingga gigi tiruan akan tidak pas lagi dangan kondisi tulang rahang, sehingga perlu diperbaiki" kata Prof. Linda. Hindari juga melepas gigi tiruan dalam waktu lama, misal dalam tiga bulan karena pada saat dipakei kembali akan terasa tidak pas.



cara merawat gigi tiruan gigi palsu



PEREKAT GIGI TIRUAN

Ada kalanya gigi tiruan lepasan membutuhkan perekat. Meski gigi tiruan sudah dibuat dengan baik ada masa ketika kondisi struktur atau jaringan pendukung gigi tiruan sudah tidak memadai. Misal, tulang rahang yang menyusut sehingga kecekatan gigi tiruan tidak maksimal.Juga pada usia yang produksi air liurnya sudah berkurang.
"Air liur berperan penting dalam merekatkan gigi tiruan dengan jaringan pendukung. Bila produksi liur berkuran maka kecekatannya pun berkurang" tegas Prof. Linda, oleh karena itu perekat bisa digunakan.

Perekat cukup dioleskan 1x sehari efeknya bisa 8-12 jam. Penting untuk diketahui bahwa perekat bukan pengoreksi gigi tiruan yang sudah tidak pas. "Bila perekat sudah perekaat sudah dioleskan berkali-kali dan gigi tiruan tidak cekt, berarti gigi tiruan sudah longgar dan perlu diperbaiki" papar Prof. Linda

zat dalam perekat yakni Sodium carboxymethyl cellulose. beberapa survey menyebutkan bahwa perekat dapat mengurangi terselipnya pastikel makanan hingga 74%. Perekat juga dapat berfungsi untuk mengurangi pergeseran gigi tiruan pada saat makan dan bebicara serta meningkatkan kemampuan mengunyah makanan.

Perekat cukup diaplikasikan pada 3 titik di gigi tiruan bagian atas dan 2 titik di rahang bawah. Hindari aplikasi pada pinggir gigi tiruan, agar tidak keluar pada saat gigi tiruan dipasang.