Dentanesia: dry socket

Cari

Tampilkan postingan dengan label dry socket. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dry socket. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 Januari 2016

Cara Mengurangi Nyeri Pada Kasus Dry Socket

Bagaimana Cara Mengatasi Nyeri Yang Hebat pada Kasus Dry socket

Pengobatan dry socket bertujuan untuk membuat penderita merasa nyaman dengan pengurangan rasa nyeri. Namun pengobatan biasanya tidak membantu mempercepat proses penyembuhan. Sebelum memberikan terapi harus dibedakan dari kemungkinan penyebab nyeri lainnya seperti gangguan pada saluran akar gigi. Ini dapat dibedakan dengan terlihat atau tersentuhnya tulang bekas cabutan gigi dan adanya nyeri serta bau mulut yang tidak enak

Untunglah nyeri pada dry socket dapat diatasi dengan mudah, dengan kembali berkunjung ke dokter gigi. Dalam terapinya Dokter gigi akan membersihkan serta melakukan perawatan juga memberi obat penghilang rasa nyeri. Rasa nyeri akan hilang dalam beberapa jam setelah dilakukan pembersihan.

Cara Mengurangi Nyeri Pada Kasus Dry Socket

Mula-mula socket akan dijemput atau dibersihkan dengan larutan garam hangat untuk menyingkirkan sisa makanan atau kotoran yang berkontribusi dalam pencetus nyeri atau infeksi. Setelah itu socket akan ditutup dengan kain kassa yang dilapisi dengan antiseptic. Terkadang dapat ditambah dengan minyak cengkeh untuk meredakan nyeri.

Kain kasa perlu diganti setiap 2-3 hari, tergantung pada beratnya nyeri, sampai nyeri menghilang. Begitu nyari menghilang socket harus dibiarkan  sembuh dengan sendirinya. Jika diperlukan dokter juga dapat memberikan obat penghilang rasa nyeri sampai nyerinya menghilang.

Tugas anda di rumah yang terpenting adalah menjaga kebersihan mulut. Dokter gigi akan mengajari Anda untuk membersihkan socket di rumah menggunakan syringe dan air garam atau larutan khusus. Ini bertujuan untuk menghilangkan kotoran dan agar penyembuhan dapat berlangsung baik jika berhasil dengan baik biasanya penyembuhan akan berlangsung sampai maksimal 10 hari

Cara Mengurangi Nyeri Pada Kasus Dry Socket


TIPS BAGAIMANA MENCEGAH DRY SOCKET

Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan untuk mencegah terjadinya Dry Socket
  • Menggunakan mouthwash atau gel segera sebelum dan sesudah pembedahan gigi
  • Meminum obat dari dokter gigi baik berupa antibiotik maupun obat nyeri
  • Mencari dokter yang berpengalaman terutama jika gigi yang dicabut adalah gigi geraham paling belakang
  • Ketika menggunakan pil kontrasepsi, Jika memungkinkan sebaiknya pencabutan dilakukan pada hari ke 23 sampai 28 siklus menstruasi, yaaitu saat kadar estrogen rendah
  • Tidak merokok setidaknya dalam 24 jam sebelum dan sesudah pencabutan gigi dilakukan
  • Jika mengkonsumsi obat yang mempengaruhi pembekuan darah sebaiknya beritahukan kepada dokter gigi
  • Hindari olahraga berlebihan yang mungkin dapat menyebabkan terlepasnya pembekuan darah di dalam dry socket
  • Hindari mengisap-isap gigi, meminum dari sedotan atau berkumur berlebihan, setidaknya selama seminggu setelah pencabutan gigi
  • Banyak minum air putih, hindari minuman beralkohol, berkafein, berkarbonasi atau minuman panas dalam 24 jam pertama
  • Makan makanan yang lembut untuk 24 jam pertama. Hindari makanan yang keras, liat, pedas atau panas yang mungkin menyebabkan iritasi
  • Jangan men ikat gigi, berkumur, meludah atau menggunakan mouthwash selama 24 jam pertama. Setelah itu, perlahan menggunakan larutan garam hangat setiap 2 jam,saat terjaga, dan setelah makan selama seminggu. Setelah 24 jam, sikat gigi lah, namun berhati-hati di daerah gigi yang dicabut
Demikianlah artikel mengenai Nyeri hebat yang diakibatkan oleh dry socket serta cara menangani rasa sakitnya, semoga bermanfaat. Untuk lebih jelasnya silakan kunjungi dokter gigi terdekat, kesayangan anda.

Sabtu, 06 Februari 2010

Dry Socket : Nyeri Hebat Setelah Pencabutan Gigi

Mengalami Sakit yang Hebat Setelah Pencabutan Gigi

Cabut gigi bukanlah pengalaman yang paling menyenangkan. Namun yang lebih menyiksa adalah jika setelahnya nyeri Makin hebat dan tidak menghilang setelah beberapa hari. Jika hal ini terjadi pada anda kemungkinan Anda mengalami yang disebut dengan alveolar osteitis atau dry socket. Dry socket dapat terjadi pada sekitar 2-5% kasus setelah pencabutan gigi. 
Namun kemungkinannya dapat lebih besar  pasca pencabutan gigi rahang bawah paling belakang. Soket atau lubang pada tulang akan ditutupi oleh bekuan darah, setelah gigi dicabut, bekuan darah ini membantu untuk melindungi tulang dan saraf yang berada dibawahnya dari paparan udara makanan dan minuman yang masuk ke mulut, dengan demikian jaringan yang tertinggal setelah pencabutan gigi akan memiliki waktu untuk sembuh

Nyeri Hebat Setelah Pencabutan Gigi


Terkadang bekuan ini bisa terlepas atau mencair dengan sendirinya sesuai saat sebelum jaringan sembuh. Akibatnya tulang dan saraf terpapar dan dapat mengalami infeksi. Menurut ahli Dokter Gigi Spesialis Prostodonsia, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, kondisi inilah yang selanjutnya akan mengakibatkan timbulnya nyeri hebat 1 - 3 hari setelah gigi dicabut dan umumnya berlangsung selama 5 - 6 hari. Bahkan dikatakan bahwa nyerinya bisa lebih parah dibanding sakit gigi itu sendiri, apalagi bukan hanya dirasakan di gigi yang baru dicabut, namun juga di sepanjang rahang yang di ikuti oleh saraf di mana itu terpapar sampai ke telinga di sisi yang sama.

Selain nyeri penderita dari sakit biasanya juga mengeluarkan bau mulut atau rasanya tidak enak di dalam mulut. Penderita juga dapat melihat bekas cabutan gigi yang terlihat kering bahkan pulang di dalamnya dapat terlihat jika terjadi infeksi kelenjar getah bening di leher juga dapat membengkak

Nyeri Hebat Setelah Pencabutan Gigi

HAL-HAL YANG DAPAT MENINGKATKAN RESIKO TERJADINYA DRY SOCKET

Menurut prof. Indah setidaknya ada beberapa hal yang dapat meningkatkan resiko terjadinya dry socket diantaranya adalah
  • Merokok. bahan kimia dalam rokok atau cerutu dapat menghambat penyembuhan dan mengkontaminasi bekas luka pencabutan
  • Kontrasepsi oral atau pil KB kadar estrogen yang tinggi dalam kontrasepsi oral dapat mengganggu proses penyembuhan yang normal dan meningkatkan resiko terjadinya dry socket
  • Perawatan yang kurang baik di rumah atau kebersihan mulut yang kurang baik
  • Infeksi gusi atau gigi yang berlebih saat pencabutan gigi
  • Kebiasaan berkumur atau meludah terlalu sering
  • Minum dengan sedotan juga dapat menyebabkan lepasnya bekuan darah dan meningkatkan resiko terjadinya dry socket